Berita  

KETUA ALIANSI JAGAL RPH LELEDE KEC. KEDIRI KAB. LOMBOK BARAT, DUKUNG TERCIPTANYA STABILITAS KAMTIBMAS YANG KONDUSIF JELANG IDUL ADHA 1447 H

 

Rumah Potong Hewan (RPH) Banyumulek di Desa Lelede Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat, dikelola oleh PT. Artha Begawan Nusantara dengan Manager Sdr. drh. Feri Firmansyah dan Ketua Aliansi Jagal Sdr. Musyadat. Rumah potong hewan tersebut milik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB.

Sdr. drh. Feri menjelaskan bahwa untuk distributor sapi berasal dari Kabupaten Sumbawa, untuk pesanan menjelang perayaan hari raya Idul Adha sejumlah 350 ekor dengan rincian 300 ekor untuk PKS dan 50 ekor disiapkan untuk instansi lainnya yang akan memesan.

Sedangkan Sdr. Musyadat, selaku Ketua Alinasi Jagal menerangkan bahwa pada Rumah Pemotongan Hewan tersebut tidak hanya menerima jasa pemotongan, namun menerima jual beli hewan kurban yang dimana untuk biaya pemotongan hewan sejumlah Rp. 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) terima bersih, biasanya dipesan oleh instansi pemerintah maupun masjid dari beberapa daerah, tuturnya.

Dijelaskan juga bahwa saat ini sedang menunggu sapi kiriman dari Kabupaten Sumbawa yang dimana proses pemotongan akan dilaksanakan setelah sholat Idul Adha, proses pemotongan dilakukan dengan mesin khusus dan kapasitas tempat pemotongan hewannya dapat menampung sebanyak 300 ekor sapi.
Diketahui juga bahwa RPH Lelede tetap dilakukan pengawasan oleh Dinas Pertenakan Kabupaten Lombok Barat, guna menjaga kwalitas kesehatan dan kebersihan hewan yang akan dijagal menjelang perayaan hari raya Idul Adha 1774 H.

Kembali dijelaskan bahwa terdapat peningkatan permintaan hewan kurban dari Tahun 2025 hingga Tahun 2026 yang dimana pada tahun 2025 jumlah permintaan herwan qurban sejumlah 200 ekor sapi, sedangkan pada Tahun 2026 sampai saat ini sejumlah 350 ekor.

Ketua Aliansi Jagal sangat mengharapkan agar RPH Desa Lelede bisa operasional penuh kembali tidak hanya beroperasi pada saat hari raya Idul Adha saja, sehingga para anggota Aliansi Jagal Desa Lelede bisa memiliki pekerjaan tetap. Hal ini bisa dilakukan dengan menertibkan RPH Rumahan tanpa izin yang banyak tersebar di wilayah NTB, tentunya melalui penetapan Pergub seperti di daerah lain. Hal ini dapat mengurangi kriminalitas pencurian ternak, karena ternak yang dipotong terdata dengan jelas.

“Aliansi Jagal RPH Lelede menyatakan bersedia mendukung Pihak Kepolisian dalam menjaga Stabilitas Kamtibmas tetap kondusif dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 1447 H”, tutup Musyadat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *